Rabu, 22 Juli 2009

Mantan Kadensus 88: Bom Tak Terkait Pilpres

Selasa, 21 July 2009 20:25 WIB
Jakarta, (tvOne)

Mantan Kepala Detasemen Khusus 88 Brigadir Jenderal Polisi Suryadharma Salim menegaskan bom yang mengguncang Hotel J.W. Marriott dan Hotel Ritz Carlton tak memiliki hubungan apapun dengan politik di Indonesia. "Seribu persen ini politik Alqaeda mendirikan negara Islam," ucap Suryadharma saat bincang-bicang dalam acara Teror Kembali Mengguncang di tvOne, Selasa (21/7).


Suryadharma juga yakin pengeboman yang dilakukan jaringan Noordin M. Top ini menggunakan bom yang dirakit di luar hotel. "Tidak mungkin bom dirakit di dalam hotel," ungkap Suryadharma.
Lebih jauh, Suryadharma menjelaskan, pelaku bom bunuh diri tak memiliki kemampuan merakit bom. "Mereka [eksekutor--red] hanya mengetahui how to use a bomb," jelas Suryadharma. Operasi pengeboman bunuh diri seperti di kedua hotel itu juga tak memungkinkan eksekutor bertemu perakit bom.
Persoalannya. Bagaimana bom bisa masuk ke hotel yang memiliki pengamanan super ketat itu? Menurut Suryadharma, bom masuk ke dalam hotel melibatkan orang dalam. Peran orang itulah yang memungkinkan pengamanan menjadi longgar. "Sekecil apapun, ini pasti melibatkan orang dalam," tegas Suryadharma.

0 komentar:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites