Rabu, 29 Juli 2009

Inilah 5 Alasan Noordin M Top Membom Ritz Carlton


Teroris kelas kakap yang tengah diburu di Indonesia, Noordin M Top, memiliki lima alasan kenapa dia menyerang Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton. Dalam pernyataan atas nama Noordin yang beredar di internet, warga Malaysia itu terang-terangan menuliskan alasannya.


Pernyataan tersebut bertajuk ‘Keterangan Resmi Tadzim Al Qo’idah Indonesia atas Amaliyat Jihadiyah Istisyhadiyah di Hotel JW Marriott Jakarta’ dan Keterangan Resmi Tandzim Al Qo’idah Indonesia atas Amaliyat Jihadiyah Istisyhadiyah di Hotel Ritz Carlton Jakarta’. Kedua pernyataan itu diatasnamakan Amir Tandzim Al Qo’idah Indonesia Abu Muawwidz Nur Din bin Muhammad Top
Hafidzohullah.

Dalam pernyataan resmi soal pengeboman di Ritz Carlton yang dikutip VIVAnews, Rabu 29 Juli 2009, teroris nomor wahid itu mengungkapkan alasannya mengebom Ritz Carlton.

Berikut pernyataan tersebut:

Ini adalah keterangan resmi dari Tandzim Al Qo’idah Indonesia untuk ummat Islam dengan Amaliyat Jihadiyah Istisyhadiyah di Hotel Rizt Calrton Jakarta, pada hari Jum’at pagi, tanggal 17 juli 2009 M./24 Rojab 1430 H. yang dilakukan oleh salah satu ikhwah mujahidin terhadap antek-antek Amerika yang berkunjung di Hotel tersebut.

Sesungguhnya Allah menganugerahkan kepada kami jalan untuk menyerang Hotel termegah yang dimiliki oleh Amerika di Ibukota Indonesia di Jakarta, yaitu Rizt Calrton. Yang mana penjagaan dan pengamanan di sana sungguh sangatlah ketat untuk dapat melakukan serangan seperti yang kami lakukan pada kali ini.

“Mereka membuat Makar dan Allah pun membuat Makar. Dan Allah itu Maha Pembuat Makar”. (QS. Ali Imron : 54).

Adapun sasaran yang kami inginkan dari amaliyat ini adalah :

1. Sebagai Qishoh (pembalasan yang setimpal) atas perbuatan yang dilakukan oleh Amerika dan antek-anteknya terhadap saudara kami kaum muslimin dan mujahidin di penjuru dunia

2. Menghancurkan kekuatan mereka di negeri ini, yang mana mereka adalan pencuri dan perampok barang-barang berharga kaum muslimin di negeri ini

3. Mengeluarkan mereka dari negeri-negeri kaum muslimin. Terutama dari negeri Indonesia

4. Menjadi pelajaran buat ummat Islam akan hakikat Wala’ (Loyalitas) dan Baro’ (Permusuhan), terkhusus menghadapi datangnya Klub Bola Manchaster United) ke Hotel tersebut. Para pemain itu terdiri dari para salibis. Maka tidak pantas ummat ini memberikan Wala’nya dan penghormatannya kepada musuh-musuh Allah ini

5. Amaliyat Istisyhadiyah ini sebagai penyejuk dan obat hati buat kaum muslimin yang terdholimi dan tersiksa di seluruh penjuru dunia.

Sumber : nasional.vivanews.com

0 komentar:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites