Kamis, 08 Oktober 2009

Prita Mengaku Siap Hadapi Kemungkinan Terburuk

Prita Mulyasari terdakwa kasus pencemaran nama baik Rumah Sakit Omni Internasional Alam Sutra mengaku kasus yang menderanya sejak satu tahun terakhir ini banyak memberikan hikmah positif bagi dirinya pribadi. "Saat ini lebih siap menjalani takdir," katanya kepada Tempo sebelum sidang di Pengadilan Negeri Tangerang, pagi ini, Rabu (7/10).


Menurut Prita, hikmah terbesar yang bisa diambil dalam kasus ini adalah kedekatan dirinya pada sang pencipta, perubahan mendasar dalam pribadi dan sikapnya. "Saat ini saya lebih ikhlas, lebih sabar dan pasrah, karena semua sudah ditakdirkanNya, saya harus menjalani semua," ujar ibu dua anak ini.

Prita mengakui sempat mencoba melawan takdir itu dengan berbagai cara. Namun, nasib selalu menuntunnya untuk terus menghadapi kasus yang begitu menyita waktu dan energinya. "Tapi tidak bisa, saya dihadapkan oleh sesuatu yang sulit untuk dilawan," kata karyawan bank swasta di Jakarta ini.

Ia mengaku sudah siap dengan segala kemungkinan yang terburuk sekalipun. Prita berharap kedua anaknya yang masih kecil yaitu Khairan Ananta Nugroho, 3 tahun dan Ranarya Puandita Nugroho, 1 tahun tetap sehat dan tidak terpengaruh dengan nasib yang kini menimpanya. "Saya percaya mereka tetap ada yang menjaga".

Prita berkukuh jika ia tidak bersalah dan terus memperjuangkan haknya dalam mencari keadilan. Mengenakan kerudung warna hitam motif batik, baju kurung warna putih dan celana hitam, Prita terlihat lebih siap menjalani sidang hari ini. Ia ditemani suaminya, Andre Nugroho dan kakak-kakaknya.

Sumber: tempointeraktif.com

0 komentar:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites